TORONTO – oponus.com
Portugal sukses melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kroasia secara dramatis dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Stadion Toronto.
Sempat tertinggal akibat gol Ivan Perišić, skuad Selecao das Quinas bangkit berkat eksekusi penalti sang kapten Cristiano Ronaldo sebelum akhirnya sundulan maut Gonçalo Ramos di masa injury time mengunci kemenangan. Laga penuh tensi tinggi ini sekaligus menjadi panggung terakhir bagi maestro lini tengah Kroasia, Luka Modrić, di pentas Piala Dunia.
Duel Sengit Veteran Berujung Drama Babak Kedua
Babak pertama berjalan sangat alot dengan kedua tim bermain disiplin di lini tengah. Portugal yang didikte oleh Roberto Martínez mencoba mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 62 persen, namun kokohnya tembok pertahanan Kroasia yang dipimpin Josip Šutalo membuat peluang emas minim tercipta.
Satu-satunya catatan krusial di paruh pertama adalah kartu kuning yang diterima bek Portugal, Rúben Dias, pada menit ke-17.Intensitas pertandingan melonjak drastis di babak kedua.
Kroasia mengejutkan lini belakang gergasi Eropa tersebut pada menit ke-53 ketika Ivan Perišić sukses menyambar umpan matang Josip Stanišić lewat tendangan rendah mendatar yang gagal dihalau Diogo Costa. Skor 1-0 membuat Kroasia sempat berada di atas angin.
Tersengat oleh gol tersebut, Portugal langsung meningkatkan daya serang. Upaya keras mereka membuahkan hasil di menit ke-68 setelah Nikola Vlašić menjatuhkan Renato Veiga di kotak terlarang.
Cristiano Ronaldo yang maju sebagai algojo dengan dingin menaklukkan Dominik Livaković untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memutus catatan buruknya di fase gugur turnamen besar.
Pemain Pengganti Jadi Pahlawan di Detik-Detik Akhir
Setelah gol penyama, pelatih Roberto Martínez mengambil keputusan taktis yang krusial dengan menarik keluar Ronaldo pada menit ke-81 untuk menyuntikkan tenaga baru. Strategi ini terbukti jitu. Tepat pada menit ke-90+4, memanfaatkan umpan silang akurat dari sisi sayap oleh Rafael Leão, pemain pengganti Gonçalo Ramos melompat tinggi dan melepaskan sundulan keras yang mengoyak jala Kroasia.
Stadion Toronto bergemuruh, skor berbalik 2-1 untuk keunggulan Portugal.Drama belum berakhir sampai di sana. Di menit ke-90+15 masa stoppage time, Kroasia sempat bersorak gembira setelah bola masuk ke gawang Portugal akibat gol bunuh diri Rúben Neves.
Namun, setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR) yang menegangkan, wasit menganulir gol tersebut karena Joško Gvardiol sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu sebelum kemelut terjadi. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Ujian Berat Menanti di Babak 16 Besar
Berkat kemenangan ini, mimpi Cristiano Ronaldo untuk mengangkat trofi paling bergengsi di dunia masih terus hidup. Berdasarkan bagan turnamen, Portugal sudah dinanti oleh rival abadi mereka di Eropa, Spanyol, yang sebelumnya lolos meyakinkan usai melumat Austria 3-0.
Duel Iberian Derby di fase 16 besar tersebut diprediksi akan menjadi salah satu laga paling panas di putaran final kali ini.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; João Cancelo (Gonçalo Ramos 62′), Rúben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; João Neves, Vitinha (Bernardo Silva 61′); Pedro Neto (Francisco Conceição 62′), Bruno Fernandes (Nélson Semedo 62′), Rafael Leão; Cristiano Ronaldo (Rúben Neves 80′).
Kroasia (4-2-3-1): Dominik Livaković; Josip Stanišić, Josip Šutalo, Marin Pongračić, Ivan Perišić; Mateo Kovačić (Andrej Kramarić 90+5′), Luka Modrić; Nikola Vlašić (Joško Gvardiol 90+1′), Petar Sučić, Martin Baturina (Mario Pašalić 67′); Ante Budimir (Igor Matanović 45′).







Komentar