Jakarta – Oponus.com
Situasi ekonomi negara kita saat ini dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.
Anggaran dari devisa negara tidak cukup kuat untuk mengcover beberapa program Pemerintah pusat saat ini sehingga terjadi pemangkasan anggaran sampai ke daerah-daerah
Perputaran ekonomi di Daerah selama ini bisa berjalan, salah satunya karena ada Uang yang mengalir ke daerah yaitu APBD,disaat APBD di pangkas, tentu ekonomi daerah tersebut semakin lesu.
Terutama daerah-daerah yang hanya mengandalkan TKD untuk belanja pegawai sebagai kewajiban pokok Pemerintah Daerah.
Disisi lain, selain APBD, pemerintah daerah sebetulnya bisa mendapatkan PAD lewat sumber daya alam yang ada.
Misalnya tambang atau perkebunan, perikanan, bahkan pariwisata.
Jika daerah yang secara sumber daya alamnya minim (tidak ada potensi Tambang, tidak ada potensi perikanan dan perkebunan) ada Sektor Pariwisata yang bisa di kembangkan menjadi sektor yang bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah sekaligus membuat situasi yang lesu menjadi ramai dengan kunjungan orang dari luar daerah maupun warga lokal.
“Menurut saya Pariwisata adalah sektor yang basah, jika mampu di kelola dan di manage dengan baik,kadang spotnya biasa saja, namun karena cerita dan terkenal, orang mau datang,”ungkap Gerry.
Pariwisata adalah sektor paling pas bagi daerah-daerah yang minim sumber daya alam, disaat menghadapi situasi seperti saat ini
“Ini menurut saya dan hanya pendapat,jangan di bilang tipu-tipu lagi hehehe,”seloroh Gerry.
(Red-JBL)



Komentar