Geliat Bali Menuju New Singapura New Hongkong

Headline519 Dilihat

Oleh-oleh Gede Pasek Suardika

Bali-Oponus.com
Pernyataan Prabowo tentang Bali memang mencengangkan ketika hadir dalam pertemuan beberapa tokoh Bali di Warung Bendega Bali.
Yang paling laris digoreng publik baik yang pro dan kontra adalah rencana Pembangunan Bandara Bali Utara dan munculnya istilah New Hongkong dan New Singapura.

Gorengan yang ingin mendegradasikan pernyataan presiden itu langsung digoreng memisahkan cerita Bandara dengan New Singapura dan New Hongkong. Dibuatlah narasi serentak di medsos bahwa Prabowo akan mengubah jati diri Bali saat ini menjadi Singapura dan Hongkong.

Saya yang hadir di acara tersebut tersenyum kecut membacanya. Sampai segitunya membangun opini sekadar utk mendegradasikan keinginan tulus seorang Presiden untuk Bali hanya demi bisa melanjutkan kekuasaan di Bali. Keseriusan Prabowo membangun Bali dibelokkan seakan Prabowo mau merusak jati diri Bali. Betapa menyesatkan narasi yang dibangun.

Prabowo dalam sambutannya ada beberapa poin yang disampaikan antara lain:
1. Berterimakasih kepada masyarakat Bali yang dalam Pilpres telah memenangkan pasangan Prabowo Gibran.

2. Prabowo dari Merauke urusan rencana Swasembada Pangan dn menyampaikan pentingnya swasembada pangan diutamakan.

3. Menyampaikan dan mengingatkan agar prilaku korupsi dihentikan karena itu merusak dan melemahkan negara ini. Jika tidak mau diingatkan maka akan siap siap kalau disikat. Termasuk di Bali.

4. Prabowo meminta agar adat istiadat, seni dan budaya Bali harus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari keunggulan yng dimiliki bangsa ini. Secara tegas Prabowo meminta agar hal ini betul betul diperhatikan dalam kebijakan yang diambil pemerintah daerah. Bahkan berseloroh, Prabowo dalam bahasa Inggris menyampaikan Bali lebih dikenal dari Indonesia.

5. Prabowo menyampaikan agar hubungan pusat dan daerah bisa berjalan dengan efektif.Beliau berharap dan berdoa serta menganjurkan agar yang terpilih dalam Pilgub Bali adalah yang sudah tahu dan paham hati dan pikirannya untuk percepatan pembangunan di Bali. Hal itu diucapkan sambil melihat De Gajah yang ada di depannya. Lalu beliau mengatakan hal itu sudah bisa dimengerti. Tetapi Beliau tanya lagi apa perlu sebut nama? Audiensi sambil tepuk tangan mengatakan perlu. Lalu Prabowo menyebutkan nama Gubernur Made Muliawan Arya dan wakilnya Putu Agus Suradnyana. Sontak semua tepuk tangan riuh.

6. Prabowo menyebutkan komitmennya untuk membangun Bandara Bali Utara yang disebutnya North Bali International Airport. Beliau menegaskan kualitas airport biar bisa setara Singapura dan Hongkong. “Kita bangun New Singapura dan New Hongkong. Agar kualitasnya tidak kalah dengan mereka”
Itu artinya teks dan konteksnya adalah bicara soal Bandara. Prabowo ingin serius untuk pemerataan pembangunan dengan menghadiahkan kualitas bandara kelas internasional yang canggih setara Singapura dan Hongkong mengingat Bali kelasnya kelas dunia.
Semangat Prabowo itu tentu angin segar bagi Bali Utara Bali Timur Bali Tengah karena mempercepat pertumbuhan ekonomi ke depannya. Sekaligus juga memperbaiki kualitas pariwisata di Bali Selatan yang sudah sesak.

Teks dan konteks inilah dipotong lalu dibelokkan untuk menyerang balik Prabowo.Sebuah cara yang sangat rendah dan memalukan. Hanya demi ingin berkuasa melakukan pembelokan yang tidak elok.

Semoga publik mengerti niat baik Presiden Prabowo dan bisa kita sambut dengan gembira. Bagi penolakan Bandara Bali Utara sudah ada pilihannya silakan pilih calonnya, yang setuju silakan pilih Mulia Pas agar lebih efektif pemerintahannya.

Simple tanpa harus memotong motong pernyataan orang, kemudian dibelokkan untuk meraih simpati dengan cara mengaduk emosional orang Bali.

Silakan beda pilihan, silakan kritik ide dan gagasannya. Tetapi jangan main potong dan membelokkan narasi yang dibangun. Malu sendiri karena di era medsos dengan mudah hal itu dibantah dengan fakta.

(Red-JBL)

Komentar