Hat-trick Jonathan David Bawa Kanada Hancurkan Qatar 6-0

Headline, Olahraga145 Dilihat

VANCOUVER – oponus.com

Kanada akhirnya mencatatkan kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia pria.

Tampil di hadapan publik sendiri yang memadati BC Place, Vancouver, pada Kamis (18 Juni 2026), pasukan The Canucks tampil dominan dan menggulung Qatar tanpa ampun lewat skor telak 6-0 dalam laga lanjutan Grup B.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa; hasil 6-0 ini sekaligus mencetak rekor baru sebagai kemenangan terbesar yang pernah diraih oleh negara perwakilan CONCACAF di ajang Piala Dunia.

Dominasi Total Sejak Menit Awal

Kanada langsung mengambil alih kendali permainan sejak peluit babak pertama dibunyikan.

Perbedaan kualitas dan intensitas sangat terlihat, tuan rumah melepaskan total 33 tembakan berbanding hanya 2 tembakan milik Qatar.

16‘ – Pembuka Keunggulan: Striker veteran Cyle Larin menjadi pencetak gol pembuka. Berawal dari tembakan Jonathan David yang mampu ditepis kiper Qatar, Mahmoud Abunada, Larin dengan insting predatornya langsung menyambar bola muntah ke dalam gawang.

29‘ – Awal Panggung Jonathan David: David kemudian menggandakan keunggulan Kanada lewat penyelesaian yang indah, menandai dimulainya dominasi total sang penyerang sepanjang laga.

Drama VAR, Hujan Kartu Merah, dan Hat-trick Gemilang

Mimpi buruk bagi Qatar semakin menjadi-jadi pada menit ke-32. Tajon Buchanan dijatuhkan tepat di perbatasan kotak terlarang.

Setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR), penalti memang dibatalkan karena pelanggaran terjadi tipis di luar area penalti, namun wasit tanpa ragu langsung mencabut kartu merah untuk bek Qatar, Homam El Amin.

Bermain dengan 10 orang, pertahanan Qatar luluh lantak. Jonathan David benar-benar memanfaatkan keunggulan ruang, mencetak dua gol tambahan dan sukses menyempurnakan torehan hat-trick di malam tersebut.

Cedera Horor dan Penghormatan Emosional untuk Konรฉ

Di balik pesta gol yang meriah, malam bersejarah di Vancouver sayangnya harus ternoda oleh sebuah insiden memilukan di awal babak kedua:

52‘ – Kartu Merah Kedua: Pertandingan sempat memanas ketika gelandang andalan Kanada, Ismaรซl Konรฉ, mendapat tekel keras dari gelandang Qatar, Assim Madibo. Pelanggaran berbahaya ini membuat Madibo langsung diusir keluar lapangan dengan kartu merah, menyisakan 9 pemain Qatar di sisa waktu normal.

Duka di Tengah Pesta: Stadion seketika hening saat tim medis turun. Konรฉ terpaksa ditandu keluar lapangan akibat dugaan patah tulang kaki parah.

Namun, momen ini justru memperlihatkan solidaritas skuad asuhan Jesse Marsch.

Beberapa saat setelah insiden tersebut, Nathan Saliba berhasil merobek gawang Qatar lewat eksekusi tendangan bebas yang cantik.

Dalam perayaannya, Saliba langsung berlari ke pinggir lapangan, mengambil, dan membentangkan jersey bernomor punggung Konรฉ ke udara sebagai bentuk penghormatan bagi rekan setimnya yang tumbang.

Gol bunuh diri dari bek Qatar, Al Mannaiโ€”akibat keliru mengantisipasi tembakan Jacob Shaffelburgโ€”menjadi pelengkap penderitaan The Maroons di babak kedua, sekaligus menutup laga dengan skor telak 6-0.

Komentar