Gol Menit Akhir Hancurkan Afrika Selatan, Kanada Ukir Sejarah Baru Lolos ke 16 Besar

Olahraga152 Dilihat

INGLEWOOD – oponus.com

Sejarah besar tercipta di Los Angeles Stadium.

Kanada berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah setelah menundangkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga hidup-mati babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh determinasi ini harus ditentukan lewat gol larut dramatis dari gelandang FC Porto, Stephen Eustรกquio, saat laga tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Babak Pertama: Solidnya “Tembok Kuning” Bafana Bafana

Sejak peluit sepak mula dibunyikan, anak asuh Jesse Marsch langsung mengambil inisiatif menguasai wilayah permainan.

Gaya bermain vertikal dan pressing agresif yang menjadi ciri khas Kanada langsung merepotkan barisan pertahanan Afrika Selatan.

Namun, skuad Bafana Bafana arahan Hugo Broos menunjukkan organisasi pertahanan yang luar biasa disiplin.

Dipimpin oleh bek tangguh Siyabonga Ngezana dan Nkosinathi Sibisi, mereka berhasil memotong setiap alur serangan yang dibangun oleh Jonathan David maupun Tajon Buchanan.

Kanada hampir saja memecah kebuntuan sesaat sebelum turun minum lewat skema sepak pojok.

Bola sundulan Moรฏse Bombito yang mengarah ke gawang berhasil dihalau secara heroik di garis gawang oleh Aubrey Modiba.

Bola liar yang langsung disambar oleh Tajon Buchanan pun masih mampu diblok secara gemilang oleh kiper sekaligus kapten Afrika Selatan, Ronwen Williams. Skor kacamata bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Masuknya Davies Mengubah Ritme

Memasuki paruh kedua, Kanada terus mengurung pertahanan Afrika Selatan.

Peluang emas didapat oleh striker Tani Oluwaseyi, tetapi tendangan kerasnya lagi-lagi dimentahkan oleh ketangguhan Ronwen Williams di bawah mistar gawang.

Melihat lini serangnya yang mulai frustrasi, Jesse Marsch melakukan perjudian besar pada menit ke-75 dengan memasukkan sang kapten, Alphonso Davies.

Bintang Bayern Munich tersebut sebelumnya harus melewatkan seluruh pertandingan fase grup akibat cedera.

Kehadiran Davies terbukti menjadi pembeda. Kecepatan dan kelincahannya di sisi sayap kiri memaksa bek kanan Afrika Selatan, Khuliso Mudau, keluar dari posisinya, sekaligus membuka ruang di area sentral pertahanan Bafana Bafana.

Drama di Menit ke-92

Ketika ofisial pertandingan memberikan tambahan waktu 5 menit dan penonton bersiap untuk babak extra time, momen magis yang dinanti-nanti publik Kanada akhirnya tiba.

Menit 90+2: Berawal dari serangan balik yang dibangun dari sisi kiri, bola liar bergulir ke luar kotak penalti Afrika Selatan.

Stephen Eustรกquio yang berdiri bebas tanpa pengawalan langsung menyambut bola pantul tersebut dengan tendangan kaki kanan mendatar yang sangat presisi.

Bola meluncur deras melewati jangkauan Williams dan bersarang telak di pojok bawah gawang.

Stadion langsung bergemuruh menyambut gol bersejarah tersebut.

Afrika Selatan mencoba memanfaatkan sisa waktu yang ada, namun peluit panjang terlanjur berbunyi, memastikan kemenangan 1-0 bagi The Reds.

Tatap Babak 16 Besar

Meski harus tersingkir secara menyakitkan, Afrika Selatan pulang dengan kepala tegak.

Ini adalah pencapaian tertinggi mereka setelah berhasil menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, dongeng indah Kanada di tanah Amerika Utara masih akan berlanjut.

Di babak 16 besar nanti, mereka dijadwalkan terbang ke Houston Stadium untuk menantang pemenang antara duel sengit Belanda melawan Maroko.

Komentar