Drama Adu Penalti, Mesir Singkirkan Australia dan Cetak Sejarah Lolos ke 16 Besar

Olahraga131 Dilihat

DALLAS – oponus.com

Mesir berhasil menciptakan sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Australia lewat babak adu penalti dengan skor dramatis 4-2.

Laga sengit babak 32 besar yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat ini terpaksa berlanjut hingga babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi The Pharaohs yang untuk pertama kalinya berhasil memenangkan pertandingan fase gugur di putaran final Piala Dunia.

Jalannya Pertandingan: Saling Balas Gol

Mesir membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-13 melalui sundulan Emam Ashour.

Memanfaatkan umpan silang matang dari Karim Hafez setelah menerima operan pendek tendangan bebas Mohamed Salah, Ashour yang berdiri bebas sukses menaklukkan kiper muda Australia, Patrick Beach.

Tertinggal satu gol, Australia langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan.

Upaya keras skuad asuhan Tony Popovic baru membuahkan hasil pada babak kedua, tepatnya di menit ke-55.

Berawal dari eksekusi tendangan bebas Aiden O’Neill, bek Mesir Mohamed Hany salah mengantisipasi arah bola dan justru menyundulnya ke dalam gawang sendiri. Skor berubah imbang 1-1.

Jelang akhir waktu normal, Patrick Beach melakukan penyelamatan heroik dengan menepis sundulan keras Ramy Rabia demi menjaga asa Socceroos.

Babak perpanjangan waktu pun berjalan alot tanpa gol tambahan bagi kedua tim.

Drama Perjudian Kiper dan Dinginnya Panenka Mohamed Salah

Tepat di menit ke-120 sebelum peluit panjang berakhirnya babak perpanjangan waktu ditiup, pelatih Australia melakukan perjudian besar dengan memasukkan kiper veteran Mathew Ryan menggantikan Patrick Beach khusus untuk menghadapi drama adu penalti.

Namun, strategi tersebut berujung kegagalan setelah eksekutor pertama Australia, Harry Souttar, menembak bola melambung jauh di atas mistar.

Ketegangan memuncak saat kapten Mesir, Mohamed Salah, maju sebagai penendang ketiga dan dengan sangat dingin mengecoh Mathew Ryan menggunakan tendangan Panenka tepat ke tengah gawang.

Langkah Australia akhirnya terhenti total setelah penendang keempat mereka, Lucas Herrington, membentur mistar gawang.

Bek Mesir, Hossam Abdelmaguid, yang maju sebagai eksekutor penentu, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus mengunci kemenangan 4-2 untuk Mesir.

Dengan hasil ini, Mesir dipastikan melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan bertanding di Atlanta pada tanggal 7 Juli mendatang untuk menghadapi Argentina.

Sementara itu, Australia harus menyusul kepulangan wakil-wakil Asia lainnya yang telah gugur terlebih dahulu.

Komentar