Adu Penalti Antar Swiss Kalahkan Kolombia Melaju Ke Perempat Final

Olahraga157 Dilihat

VANCOUVER – oponus.com

Swiss sukses mengukir sejarah baru setelah mendepak wakil Amerika Selatan, Kolombia, lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 (agregat 0-0). Bertanding sengit di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, kemenangan ini membawa skuad La Nati melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya sejak tahun 1954.

Babak Pertama: Pertarungan Taktis Tanpa Celah

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim memperagakan permainan disiplin tingkat tinggi. Kolombia yang dimotori oleh James Rodríguez tampak lebih dominan menguasai bola di lini tengah. Namun, absennya bintang muda Swiss, Johan Manzambi, akibat cedera lutut sebelum laga membuat daya gedor Swiss sedikit melambat.

Peluang emas pertama baru lahir melalui gelandang Kolombia, Gustavo Puerta, yang melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Namun, kiper Swiss Gregor Kobel melakukan penyelamatan akrobatik yang gemilang. Di sisi lain, Swiss sempat membalas lewat tendangan voli kaki kiri Fabian Rieder yang masih bisa diamankan oleh kiper Camilo Vargas. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Jual Beli Serangan yang Menegangkan

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan kian terbuka. Pada menit ke-47, Dan Ndoye melakukan penetrasi cepat di sisi kanan dan mengirimkan umpan silang akurat, tetapi sundulan Breel Embolo melambung tipis di atas mistar gawang.

Kolombia membalas lewat pergerakan individu Luis Díaz yang merepotkan lini belakang Swiss, tetapi penyelesaian akhir dari penyerang Luis Suárez malah melenceng jauh dari sasaran. Memasuki masa injury time (90+1′), Dan Ndoye nyaris mengunci kemenangan andai sepakannya tidak melebar tipis dari tiang gawang. Skor tetap 0-0 dan laga terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu (extra time).

Perpanjangan Waktu: Drama Mistar Gawang

Intensitas pertandingan tidak menurun di babak tambahan. Los Cafeteros nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-99 lewat situasi sepak pojok, namun bola sundulan bek Jhon Lucumí membentur keras mistar gawang.

Pemain pengganti Kolombia, Jaminton Campaz, juga membuang peluang emas setelah tembakannya melambung tinggi dalam situasi satu lawan satu dengan Kobel. Di kubu seberang, giliran penyerang Swiss Zeki Amdouni yang memaksa Camilo Vargas melakukan penyelamatan heroik. Hingga 120 menit tuntas, skor kacamata tidak berubah, memaksa penentuan pemenang lewat babak tos-tosan.

Babak Adu Penalti: Kobel Istimewa, Vargas Penentu

Ketegangan memuncak di babak adu penalti. Penendang pertama dari kedua tim, Juan Quintero dan Granit Xhaka, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Drama dimulai ketika penendang kedua Kolombia, Davinson Sánchez, melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.

Swiss sempat berada di atas angin setelah Zeki Amdouni mencetak gol, tetapi asa Kolombia kembali hidup ketika bek Swiss Manuel Akanji menendang bola melambung tinggi di atas mistar. Momentum kemenangan Swiss akhirnya terkunci setelah Gregor Kobel menepis dengan sangat brilian eksekusi dari Juan Cucho Hernández.

Penyerang sayap Rubén Vargas yang maju sebagai eksekutor kelima Swiss dengan tenang mengarahkan bola ke sudut gawang, memastikan kemenangan penalti 4-3 untuk Swiss. Hasil bersejarah ini membawa anak asuh Murat Yakin melenggang ke babak 8 besar untuk menantang raksasa dunia, Argentina.

Komentar