Belgia Diimbangi Iran 0-0: Drama Kartu Merah Ngoy dan Ketangguhan Beiranvand

Olahraga135 Dilihat

LOS ANGELES — oponus.com

Belgia harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 0-0 oleh Timnas Iran dalam laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, California, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi di mana skuad berjuluk De Rode Duivels terpaksa bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak kedua.

Ketangguhan kiper Iran, Alireza Beiranvand, menjadi momok menakutkan bagi barisan penyerang Belgia yang dipimpin Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne.

Babak Pertama: Gol Mehdi Taremi Dianulir VAR

Belgia yang mengusung misi wajib menang langsung tampil menekan sejak sepak mula. Laga baru berjalan tiga menit, striker andalan Romelu Lukaku sudah menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras.

Skuad asuhan Domenico Tedesco mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 68 persen sepanjang laga, namun pertahanan low block milik Iran tampil sangat solid.

Iran bahkan sempat mengejutkan publik stadion pada menit ke-26 lewat skema serangan balik cepat. Penyerang gaek Mehdi Taremi berhasil menggetarkan jala gawang Thibaut Courtois.

Namun, setelah dilakukan peninjauan ulang lewat Video Assistant Referee (VAR), wasit Darío Herrera menganulir gol tersebut karena sang pemain terperangkap posisi offside.

Sebelum turun minum, gelandang Iran Saeid Ezatolahi juga harus diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-33. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua: Kartu Merah Nathan Ngoy Bikin Belgia Pincang

Memasuki paruh kedua, Belgia terus menggempur lini belakang Team Melli. Demi menambah daya gedor, Tedesco memasukkan tiga tenaga baru sekaligus pada menit ke-57, yakni Timothy Castagne, Hans Vanaken, dan Dodi Lukébakio.

Petaka justru mendatangi raksasa Eropa tersebut pada menit ke-67. Bek muda Belgia, Nathan Ngoy, diganjar kartu merah langsung oleh wasit usai melakukan pelanggaran krusial terhadap Mehdi Taremi yang berpotensi tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

Pincang dengan 10 pemain, Belgia dipaksa menarik keluar Romelu Lukaku dan memasukkan Arthur Theate untuk menambal lubang di lini pertahanan.

Unggul jumlah pemain, Iran mencoba keluar menyerang dengan memasukkan amunisi seperti Shahriyar Moghanlou.Meski Belgia mampu melepaskan total 22 tembakan dengan 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang, semua peluang emas berhasil mentah di tangan Alireza Beiranvand yang tampil luar biasa.

Skor imbang tanpa gol pun menutup jalannya pertandingan. Dengan hasil ini, persaingan di Grup G kian ketat karena seluruh tim masih sama-sama berpeluang lolos ke babak selanjutnya.

Susunan Pemain

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Thomas Meunier (Timothy Castagne 57′), Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Nicolas Raskin (Hans Vanaken 57′), Youri Tielemans; Alexis Saelemaekers (Dodi Lukébakio 57′), Kevin De Bruyne (Matias Fernandez-Pardo 86′), Leandro Trossard; Romelu Lukaku (Arthur Theate 72′).Pelatih: Domenico Tedesco.

Iran (4-3-3): Alireza Beiranvand; Saleh Hardani (Alireza Jahanbakhsh 45′), Shoja Khalilzadeh, Hossein Kanaanizadegan, Ehsan Hajsafi (Milad Mohammadi 65′); Saman Ghoddos (Shahriyar Moghanlou 78′), Saeid Ezatolahi (Amirhossein Hosseinzadeh 84′), Ramin Rezaeian; Mohammad Mohebi (Mehdi Torabi 65′), Mehdi Taremi, Ali Nemati.Pelatih: Amir Ghalenoei.

Komentar